Hidup Beri Manfaat

Wednesday, February 5, 2014

Ketulusan, Keredhaan, Kedamaian Hati

[Syair Muhammad Musthafa Hammam- Yang menggambarkan Ketulusan, Keredhaan dan Kedamaian Hati]


Hidup mengajariku untuk menghadapi
Semua warnanya dengan redha dan penerimaan
Aku merasa, keredhaan dapat meringankan beban
Aku yakin, penerimaan menjadi penglipur lara buatku

Sepanjang zaman, kau takkan dapati orang yang diberi anugerah keredhaan menjadi pendengki atau pencela
Aku redha atas semua yang telah ditetapkan Allah
Dan memuji-Nya dengan pujian yang tak terhingga

Aku redha atas semua laku dan tingkah manusia padaku
Tak peduli apakah mereka menyanjung atau mencelaku
Aku tidak takut menghadapi celaan para pencela
Aku juga tidak mengharap sanjungan sedikit pun

Allah telah memberi kelapangan dalam hatiku
maka, aku tak butuh pengganti dari cinta dan kasih
Setiap tamu memiliki tempat yang mulia di hatiku
Maka jadilah tamuku, baik senang atau berat hati

Sungguh keliru menganggap redha sebagai  kehinaan
Atau menganggapinya sebagai bukti kemunafikan
Sungguh, keredhaan adalah anugerah dari Allah
hanya segelintir hamba hidup bahagia dengannya

Keredhaan adalah tanda keimanan kepada Allah
Dialah penolong dan tempat manusia berserah diri
Hidup mengajariku bahawa ia memiliki dua hidangan
Hidangan pahit dan hidangan manis semanis madu
Kerana itu, aku membiasakan diri dengan keduanya

Setiap saat kurasakan pergantian dan perubahannya
Wahai manusia, setiap dari kita minum dari dua gelas
Jika bukan air yang pahit, kita minum air yang segar
Kita bagaikan bintang, bisa muncul dan juga menghilang
Kita ibarat angin, bisa berembus kencang atau tenang
Kita ibarat awan, bisa tertahan atau membawa hujan
Kita ibarat kenangan, bisa diingat dan bisa dilupakan

Kadang perjalanan hidup membuatku duka
Hingga kudapati cemuhan dari banyak orang
Aku melihatnya sebagai nasihat dan pelajaran
Sedang mereka melihatna sebagai bahaya besar
Manusia sering terjebak dalam tipuan hawa nafsu

Mereka menjadi budaknya dan budak kecantikan
Bagi orang orang terdidik, kemegahan dan kekayaan tidak lain hanyalah bualan dan omong kosong
Namun, bagi yang tidak terdidik, kemegahan dan kekayaan adalah anugerah dan tujuan hidup paling utama

Bila gadis cantik tampak di hadapan mereka
Mereka patuh an mengabaikan segalanya
Mereka baca surat ghairah dan melantunkannya
Tetapi mereka mengabaikan Al-Quran dan kitab suci
Mereka tak harapkan pahala Allah pada hari akhir

Sebab, manusia memiliki sifat tergesa-gesa
Fitnah telah menyerang seluruh kota dan desa
Tak pedulikan yang muda mahupun yang tua
Jika kau tentang dengan nasihat, mereka berkata :"Kau bukanlah Tuhan, bukan pula Rasul-Nya."
Tahukah kau orang yang mendustakan agama?
Ia tidak takut pada hari perhitungan yang berat

Kebanyakan manusia suka menghakimi orang lain
Sementara mereka teramat jauh dari sikap adil
Kalian menyebut orang kikir sebagai dermawan
Dan menyebut dermawan sebagai orang kikir

Kalian beri orang kuat penghormatan hingga kaya
Kalian abaikan orang lemah hingga tetap melarat
Bisa jadi, perawan suci dihina dan direndahkan
Sementara seorang pelacur disebut perawan
Potong tangan dianggap sebagai kezaliman
Sedang pencuri diterima dengan tangan terbuka

Orang yang dipenjara dibelenggu
Dan benar-benar kehilangan kemerdekaannya
Orang yang mengikuti budaya asing dimuliakan

Taklid dan peniruan buta menjalar semakin luas
Kita mengambil yang buruk dari bangsa asing
Tetapi hanya mengambil sedikit sisi yang baik
Hari ini, bangsa asung tawarkan kebohongan
Dan esok hari, umur setiap kita menjadi semu
Mereka menebar bibit kekejian dan kemungkaran
Dan kita asyik menanam dan menumbuhkannya

Hidup mengajariku bahawa nafsu ibarat banjir
Siapa yang sanggup menahan dan membendung?
Hidup mengajariku juga, " Kebaikan di dunia ini kekal"
Bahkan, aku melihat kebaikan sebagai fondasi utamanya
Bila engkau melihat keburukan bermaharajalela, hinakanlah

Sebab, Allah tak menyukai orang yang putus asa dan pemalas
Pertarungan terus terjadi antara dua hal yang berseberangan

Sementara zaman terus berlalu
Hari-hari terus tampakkan warna warninya
Kepada manusia di setiap pagi dan petang
Kelmarin hina, sekarang menjadi mulia
Kelmarin mulia, sekarang menjadi hina

Orang lumpuh kadang bisa kembali sihat
Dan orang sihat kadang bisa terserang lumpuh
Bisa jadi, orang lapar menghendaki umur panjang
Dan orang kenyang ingin segera tinggalkan dunia

Rahim tak lagi menerima dan dibuahi
Dan janin digugurkan dengan kezaliman

Kita bangun kedamaian diiringi para penumpah darah
Yang menganjurkan kehancuran dan pembunuhan
Hak-hak manusia seperti lembaran tertulis
Yang dihiasi kepalsuan dan penyesatan

Setiap gambar yang kulihat dengan mata dan juga dengan fikiran, selalu menerbitkan takut
Sahabatku berkata, kami lihat kau keluhkan kata

Di mana orang arif yang redha dan lembut?
Aku jawab, luka-luka jiwaku telah ku ubati
Dengan sirup keredhaan agar bisa sembuh

Namun, diam melihat luka dan derita kaumku
Adalah pengkhianatan dan kezaliman yang nyata
Aku takkan redha bila kamu yang membesarkanku
Dikuasai moral yang bejat dan nalar yang lemah

Aku takkan redha kaumku saling dengki dan memusuhi
Aku takkan redha mereka saling hina atau berleha-leha
Aku ingin mereka menjadi manusia mulia dan terhormat
Selalu siap dengan pedang terhunus hadapi semua musuh
Hidup telah mengajari, bila aku hidup untuk diriku sendiri
Maka sesungguhnya hidupku dalam kehinaan dan kenistaan
Hiudp telah mengajari, sekeras apa pun aku menuntut ilmu
Segala pengetahuan takkan pernah cukup untk mengharungi hidup!


-Muhammad Musthafa Hammam-

0 comments:

Popular Posts

Seorang hamba yang masih meniti perjalanan duniawi dalam perjalanan mencari mardahatillah, kerana ganjaran di sana nanti terlalu berharga dan tiada tandingannya,justeru kehidupan yang berliku mengajar erti kesabaran, pengorbanan dan penyerahahan kepada Allah. Di sana nanti menanti Syurga Idaman dambaan setiap insan yang sentiasa mengharap Keredhaan Allah. Aspirasi Perjuangan Menyusuri Kehidupan. "Ya Allah, bantu hambu ini Ya Allah, jadikan aku kuat dalam perjalanan ini semoga aku sampai ke destinasi dengan keadaan Engkau Redha akan diriku.."

Keep in Touch with Us on Facebook